Ivy (45), seorang manager di sebuah
institusi swasta di kota metropolitan B, tiba-tiba
menumpahkan seluruh uneg-uneg yang
telah puluhan tahun ia simpan dalam hatinya. Kesuksesan karier dan materi
ternyata tak diikuti oleh kesuksesannya dalam hidup berkeluarga. Di kantor ia
sungguh disegani oleh para kolega dan bawahannya, tetapi di rumahnya, ia adalah
seorang istri yang tak ada artinya di mata suaminya, ditekan, tidak dihargai,
dicurigai, tidak dipercaya dan sering menerima perlakuan kasar suaminya yang
menganggur di rumah. Beruntung anak-anaknya memberinya tempat yang luar biasa
baginya sebagai seorang ibu yang sangat mereka sayangi dan banggakan.